📅 26 September 2024 WIB
f ig x yt
Beranda › Tech › Proyek Rehabilitasi SDN Medangasem II Diduga Bermasalah: Anggaran…
Manual Banner / AdSense 728 × 90 · Top Banner
Tech

Proyek Rehabilitasi SDN Medangasem II Diduga Bermasalah: Anggaran Mengalir, Kualitas Amburadul

Suara Kita News.com – Proyek rehabilitasi SDN Medangasem II yang dibiayai oleh Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahap II tahun 2024 dengan nilai kontrak Rp155.500.000,00 menuai kontroversi. Proyek yang seharusnya…

Proyek Rehabilitasi SDN Medangasem II Diduga Bermasalah: Anggaran Mengalir, Kualitas Amburadul
Foto: Istimewa / Dokumentasi
Google AdSense — In-article 300 × 250 · In-article

Suara Kita News.com – Proyek rehabilitasi SDN Medangasem II yang dibiayai oleh Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahap II tahun 2024 dengan nilai kontrak Rp155.500.000,00 menuai kontroversi. Proyek yang seharusnya memberikan wajah baru bagi sarana pendidikan ini justru menimbulkan kekecewaan mendalam bagi pihak sekolah dan masyarakat. Saat tim media menemui Kepala Sekolah SDN Medangasem II, Priyono S.Pd., beliau mengungkapkan kekecewaannya terhadap hasil pekerjaan yang jauh dari harapan.

dilangsir dari tita merah.net, Berdasarkan pengamatan di lapangan, pekerjaan rehabilitasi yang dilakukan oleh CV. Hadi Karya Wisesa dinilai tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB). Dari dua ruangan yang seharusnya direhabilitasi, hanya satu ruangan yang mendapatkan perbaikan yang memadai. Ruangan lainnya justru semakin memprihatinkan dengan kondisi:

Pintu rusak parah: Penuh dengan tambalan kayu dan terlihat tidak layak pakai.Atap bocor: Tiang penyanggah atap terkelupas dan ada indikasi kebocoran.Lantai rusak: Keramik lantai pecah dan bercampur tanah.

Kondisi ini tentu sangat memprihatinkan dan tidak layak untuk dijadikan tempat belajar bagi siswa.

Lebih mengejutkan lagi, Priyono Kepala Sekolah mengungkapkan adanya dugaan penggelapan material bangunan. Beberapa batang baja ringan yang seharusnya digunakan untuk proyek rehabilitasi ditemukan hilang. Menurut informasi yang diperoleh, material tersebut dibawa keluar area sekolah menuju Kecamatan Jayakerta dengan alasan untuk menutupi kekurangan proyek di tempat lain. Tindakan ini dilakukan tanpa sepengetahuan dan persetujuan pihak sekolah.

Priyono S.Pd. berharap agar seluruh ruangan sekolah dapat direhabilitasi sesuai dengan perencanaan awal. Jika tidak memungkinkan untuk merehabilitasi seluruh ruangan, setidaknya sisa material bangunan yang berasal dari anggaran APBD dapat dipertahankan agar pihak sekolah dapat melanjutkan pekerjaan yang belum selesai.

Proyek rehabilitasi SDN Medangasem II menjadi sorotan karena dugaan penyimpangan yang terjadi. Pekerjaan yang tidak sesuai RAB dan dugaan penggelapan material merupakan tindakan yang tidak dapat dibenarkan. Kondisi ini tentunya merugikan negara, masyarakat, dan terutama para siswa yang berhak mendapatkan fasilitas belajar yang layak. (Red )

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi kita semua pentingnya pengawasan terhadap penggunaan anggaran publik, terutama dalam proyek-proyek pembangunan yang menyangkut kepentingan masyarakat banyak. Pihak berwenang perlu segera melakukan investigasi mendalam terhadap kasus ini dan memberikan sanksi tegas kepada pihak-pihak yang terlibat dalam dugaan penyimpangan.

📢 Bagikan artikel ini

Redaksi Suara Kita News
Lihat semua artikel oleh →

Komentar (0)

💬 Jadilah yang pertama berkomentar.

Masuk untuk Berkomentar